Wah....
Tidak terasa, sudah dua bulan saya ngacangin blog ini... Kenapa ga bisa istiqomah, ya? Terakhir ngisi kan waktu sebelemu saya liburan ke jogja dulu ya?? Kapan-kapan saya cerita tentang liburan itu. Semoga saya bisa menepati janji ini.
Sebulan ini saya menghabiskan liburan di tempat orang. Saya ambil kursus di kampung Inggris, Pare. Harusnya, kalau saya bisa naik sepeda motor sendiri, saya bisa aja pulang-pergi tiap hari. Wong jam kursus saya siang, jam 10 dan jam 4. Tapi sayangnya, saya nggak bisa, jadinya ya saya harus kos di sana.
Pertama di pare, saya nggak tahu kalau pendaftaran hanya dibuka setiap tanggal 10 dan 25. Untungnya saya punya teman yang mengabari saya. Sengaja saya ambil yang tanggal 25 karena saya masih ingin di rumah untuk menikmati laga final Piala Dunia 2010 antara Spanyol dan Belanda. Karena dua-duanya bukan jagoan saya, saya netral dalam pertandingan ini. Cuma, untuk final setiap empat tahun sekali, masa iya saya melewatkannya begitu saja??
Karena itu, tanggal 20 Juli 2010 saya ke Pare bersama papi tercinta, mendaftar di Mahesa Institute, dan sempat kesulitan mencari tempat kos sebelum mendapat tempat di Mahesa Princess Camp 2.
Saya resmi menjadi penghuni MPC 2 tanggal 26, karena tanggal 25 itu ternyata Sabtu. Setiap Sabtu dan Ahad, Mahesa libur. Di Mahesa, saya cuma ambil satu program, yaitu Speaking II. Saya nggak kepikiran untuk ambil beberapa program sekaligus.
Tentor-tentor saya baik-baik. Namanya Mom Tri dan Mister Verry. Selalu ada kesan pertama pada setiap sesuatu. Untuk Mom Tri ini, saya agak sebel juga soalnya dua pertemuan pertama kosong tanpa pemberitahuan sebelumnya. Jadi, saya udah dandan cantik dan panas-panas ke Mahesa ternyata jamnya kosong. Kalau sama Mister Verry ini, juga sebel juga sih... Soalnya di pertemuan pertama udah ngibulin kita-kita berkali-kali. Pertama, nyamar jadi murid biar kita bisa ngomong bahasa Inggris tanpa sungkan sama tentornya. Yang kedua, ngaku-ngaku kalau nggak bisa bahasa Indonesia soalnya dia blesteran Bangladesh-Jawa. Yang ketiga, katanya punya nama Verry Rohman yang artinya sangat pengasih (terinspirasi dari bahasa Inggris dan Arab), padahal nama aslinya itu Firmansyah! Gerrrr.....
Selama sebulan bersama teman baru, saya pernah ke Songgoriti, Batu, menikmati buka puasa dan sahur bersama. Ternyata Batu dingin banget.... Jadi tambah mantep keinginan saya untuk nggak tinggal di Malang. Kami juga bikin games. Nah, sebelnya itu selama games kan ada yang ngeshoot gambar untuk divideokan, karena saya duduk tepat di depan TV, jadinya sama Mas Zali (sang cameraman) saya nggak pernah diambil gambarnya...!!! BETE... ='(
Temen-temen di MPC 2 juga baik-baik. Walau setelah dua minggu berlalu saya baru bisa akrab dengan mereka... Teman sekamar saya namanya Nunung. Mahasiswi Universitas Mataram yang sengkatan dengan saya. Terus ada Miss Dilla, Miss Ria, Miss Uni, Miss Nanik, dll.
Unforgetable moment, but I have to leave them.
May be next year, I'll be back to there...
Amiin...
Tidak terasa, sudah dua bulan saya ngacangin blog ini... Kenapa ga bisa istiqomah, ya? Terakhir ngisi kan waktu sebelemu saya liburan ke jogja dulu ya?? Kapan-kapan saya cerita tentang liburan itu. Semoga saya bisa menepati janji ini.
Sebulan ini saya menghabiskan liburan di tempat orang. Saya ambil kursus di kampung Inggris, Pare. Harusnya, kalau saya bisa naik sepeda motor sendiri, saya bisa aja pulang-pergi tiap hari. Wong jam kursus saya siang, jam 10 dan jam 4. Tapi sayangnya, saya nggak bisa, jadinya ya saya harus kos di sana.
Pertama di pare, saya nggak tahu kalau pendaftaran hanya dibuka setiap tanggal 10 dan 25. Untungnya saya punya teman yang mengabari saya. Sengaja saya ambil yang tanggal 25 karena saya masih ingin di rumah untuk menikmati laga final Piala Dunia 2010 antara Spanyol dan Belanda. Karena dua-duanya bukan jagoan saya, saya netral dalam pertandingan ini. Cuma, untuk final setiap empat tahun sekali, masa iya saya melewatkannya begitu saja??
Karena itu, tanggal 20 Juli 2010 saya ke Pare bersama papi tercinta, mendaftar di Mahesa Institute, dan sempat kesulitan mencari tempat kos sebelum mendapat tempat di Mahesa Princess Camp 2.
Saya resmi menjadi penghuni MPC 2 tanggal 26, karena tanggal 25 itu ternyata Sabtu. Setiap Sabtu dan Ahad, Mahesa libur. Di Mahesa, saya cuma ambil satu program, yaitu Speaking II. Saya nggak kepikiran untuk ambil beberapa program sekaligus.
Tentor-tentor saya baik-baik. Namanya Mom Tri dan Mister Verry. Selalu ada kesan pertama pada setiap sesuatu. Untuk Mom Tri ini, saya agak sebel juga soalnya dua pertemuan pertama kosong tanpa pemberitahuan sebelumnya. Jadi, saya udah dandan cantik dan panas-panas ke Mahesa ternyata jamnya kosong. Kalau sama Mister Verry ini, juga sebel juga sih... Soalnya di pertemuan pertama udah ngibulin kita-kita berkali-kali. Pertama, nyamar jadi murid biar kita bisa ngomong bahasa Inggris tanpa sungkan sama tentornya. Yang kedua, ngaku-ngaku kalau nggak bisa bahasa Indonesia soalnya dia blesteran Bangladesh-Jawa. Yang ketiga, katanya punya nama Verry Rohman yang artinya sangat pengasih (terinspirasi dari bahasa Inggris dan Arab), padahal nama aslinya itu Firmansyah! Gerrrr.....
Selama sebulan bersama teman baru, saya pernah ke Songgoriti, Batu, menikmati buka puasa dan sahur bersama. Ternyata Batu dingin banget.... Jadi tambah mantep keinginan saya untuk nggak tinggal di Malang. Kami juga bikin games. Nah, sebelnya itu selama games kan ada yang ngeshoot gambar untuk divideokan, karena saya duduk tepat di depan TV, jadinya sama Mas Zali (sang cameraman) saya nggak pernah diambil gambarnya...!!! BETE... ='(
Temen-temen di MPC 2 juga baik-baik. Walau setelah dua minggu berlalu saya baru bisa akrab dengan mereka... Teman sekamar saya namanya Nunung. Mahasiswi Universitas Mataram yang sengkatan dengan saya. Terus ada Miss Dilla, Miss Ria, Miss Uni, Miss Nanik, dll.
Unforgetable moment, but I have to leave them.
May be next year, I'll be back to there...
Amiin...

0 komentar:
Posting Komentar